Sejarah SMA Negeri 4 Balikpapan

Kota Balikpapan dengan luas wilayah 503,30 km2 mempunyai 6 wilayah kecamatan masing-masing terdiri dari Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur dan pada tahun 2013 ditambah menjadi satu wilayah bagian yakni Balikpapan Kota.

SMA Negeri 4 Balikpapan terletak di Kelurahan Sepinggan, wilayahnya termasuk ke dalam Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Kelurahan Sepinggan memiliki penduduk yang paling banyak dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Kota Balikpapan.

Fasilitas umum yang berskala nasional yaitu Bandara Sepinggan menjadi penanda keberadaan SMA Negeri 4 Balikpapan. Dengan menempuh jarak 2 km dari Jalan Marsma R. Iswahyudi maka terlihatlah lokasi sekolah yang berada di dataran tinggi (denah terlampir). SMA Negeri 4 Balikpapan terletak di daerah perbukitan dengan pepohonan yang menghijau, kicauan burung yang tak pernah berhenti setiap hari dan dilengkapi dengan semilir hawa perbukitan yang semakin menambah nilai pesona SMA Negeri 4 Balikpapan.

Hijau, Bersih dan Sehat itulah gambaran SMA Negeri 4 Balikpapan yang pada tahun 2007 dan 2009 telah berhasil meraih gelar Sekolah Sehat Tingkat Kota dan Provinsi. Pada tahun 2015 SMA Negeri 4 Balikpapan kembali meraih juara Sekolah Sehat Tingkat Provinsi dan memperoleh Adiwiyata Mandiri 2015 yang diserahkan langsung oleh bapak presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Kondisi ini sejalan dengan keseriusan Kota Balikpapan dalam memasyarakatkan program Clean, Green dan Healthy City atau CGH dan pada tahun 2010 SMA Negeri 4 Balikpapan ditunjuk sebagai Sekolah Rintisan Pembelajaran Aktif Berdasarkan Nilai Luhur Berkarakter Bangsa.

Transportasi yang digunakan oleh para guru dan siswa dalam kesehariannya adalah sepeda motor dan mobil pribadi. Angkutan Kota nomor 7 hanya akan mengantar penumpang di mulut Jalan Sepinggan Baru, guru, siswa dan tamu yang tidak menggunakan kendaraan pribadi akan dapat menggunakan jasa ojek untuk sampai di depan gerbang SMA Negeri 4 Balikpapan. Selain melewati Jalan Sepinggan Baru, jalan alternatif dari arah perkotaan bisa ditempuh melalui jalan Ringroad. Pada jalur ini angkutan resmi akan lebih mudah ditemukan.

SMA Negeri 4 Balikpapan didirikan pada tanggal 18 Juli 1985 merupakan sekolah di wilayah Kalimantan Timur yang sekarang ini membuka jurusan IPA dan IPS. Kepala Sekolah yang pertama kali menjabat adalah Drs. Ruslan tahun 1986 s.d 1996, selanjutnya oleh Drs P. Simanullang, MMPd. tahun 1996 s.d 2006, pada tahun 2006 kepala sekolah dijabat oleh Drs. P. Sapan Tanduk sampai tahun 2010, pada 2 Maret 2010 kepala sekolah dijabat oleh H. Muhammad Yakub Syam, S.Pd., M.Pd, pada bulan Agustus 2013 s.d Februari 2014 kepala sekolah dijabat oleh Drs. Stia Kawan Raharjo, M.M., dan pada bulan Februari 2014 kepala sekolah dijabat oleh Drs. Heru Marsono, M.M. s.d. sekarang.

SMA Negeri 4 Balikpapan memiliki 1.119 siswa, terdiri dari 30 rombongan belajar dengan rincian kelas X sebanyak 10 kelas, XI IPA sebanyak 4 kelas, XI IPS sebanyak 6 kelas, XII IPA sebanyak 4 kelas, XII IPS sebanyak 6 kelas. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi hari, masuk pukul 07.15 sampai dengan 14.00. Jumlah tenaga pendidik di SMA Negeri 4 Balikpapan sebanyak 56 orang, terdiri dari 47 orang berstatus pegawai negeri dan 9 orang berstatus pegawai honorer. Jumlah tenaga kependidikan sebanyak 17 orang.

SMA Negeri 4 Balikpapan menempati sebidang tanah dengan luas 18.380 meter2, pada tahun 2016/2017 jumlah ruang kegiatan belajar mengajar ada 33 ruang, 5 ruang laboratorium, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang mushola, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang wakil kepala sekolah, 2 ruang guru, 1 ruang TU, 5 WC guru, 26 WC siswa, ruang OSIS, ruang koperasi, dan 8 petak kantin siswa,. Sekolah ini terletak di jalan Sepinggan Baru III Nomor 36 Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi sekolah yang berada jauh dari keramaian kota menyebabkan sekolah ini menjadi salah satu sekolah sehat dan sekolah Adiwiyata yang diidolakan oleh siswa dan orang tua siswa. Di usianya yang ke-32, SMA Negeri 4 Balikpapan semakin mapan dan tumbuh dengan pesat. Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar, alumni dan orang tua siswa. Mayoritas orang tua/wali siswa yakni sekitar 59 % adalah karyawan swasta, sisanya yakni sekitar 22 % sebagai PNS/TNI/Polri , 16 % sebagai pedagang, petani, nelayan, buruh dan 4 % sebagai lain-lain. ***